Archive

Posts Tagged ‘Jakarta’

Pendaftaran Peminat UT – Semester Genap 2011

[May] [6] [2011] Leave a comment
A back lane of Shinbudong, the busiest night s...

Image via Wikipedia

=Khusus MAHASISWA BARU*=

Pendaftaran peminat mahasiswa baru UT Korea semester genap 2011 telah dibuka.

Seperti semester sebelumnya, untuk menentukan jumlah formulir pendaftaran yang dikirimkan dari Jakarta, pengurus UT di  Korea mendata jumlah orang yang berminat untuk mengikuti program S1 Bahasa Inggris, Ilmu Komunikasi dan Manajemen di UT.

Untuk  mendaftar sebagai peminat  program UT, Anda dapat mendaftar sendiri dengan mengklik http://tinyurl.com/utgenap2011

Apabila Saudara/i calon mahasiswa ingin mengecek apakah data Anda telah masuk, Anda dapat mengeklik link berikut.

Data

Sembari menunggu formulir pendaftaran sampai di Korea, para calon mahasiswa diharapkan mempersiapkan ijazah SMA sederajat yang sudah dilegalisir dan  foto ukuran 2×3 sebanyak 3 buah. Formulir akan dibagikan dan dikumpulkan kembali melalui koordinator wilayah di kota terdekat yang Anda pilih.

Koordinator wilayah UT Korea adalah sebagai berikut.

  • Guro: Nursito Aji (            010 5820 3030      )
  • Uijongbu: Aziz (            010 2367 1806      )
  • Ansan: Hermansyah ICC (            010-5501-4481      )
  • Cheonan: Hasrul (            010 5539 7728      )
  • DaejonDedy IMNIDA (            010-3526-8314      )
  • DaeguIno Sutrisno (            010-3948-8118      )
  • Busan: Wildan Thoyib  (            010-8916-8724      )
Pendataan peminat ini akan berlangsung sampai dengan hari Sabtu, tanggal 28 Mei 2011.
Terima kasih atas perhatiannya.
*mahasiswa baru: orang yang belum mendapat nomor mahasiswa (kartu pendaftaran)

Mohon Jakarta harus dirombak bukan hanya Koalisi yang dirombak, Bapak!

[May] [5] [2011] Leave a comment
Electrified railwaytrack section between Antjo...

Image via Wikipedia

Sekitar 20% lalulintas kendaraan dari dan ke Jakarta terkait dengan kegiatan pelabuhan Tanjung Priok. Adalah lebih bermanfaat untuk memindahkan kegiatan Pelabuhan utama Republik Indonesia ke lokasi di Propinsi Banten sehingga tekanan kemacetan lalulintas di Jakarta berkurang. Realokasi kegiatan pelabuhan tersebut juga akan sangat bermanfaat untuk meningkatkan efisiensi dan menurunkan biaya bongkar muat barang.

Dengan total penduduk Jabotabek sebanyak 28 juta, kebutuhan terhadap transportasi publik yang memadai harus jadi prioritas utama. Bukan sesuatu hal yang terlalu sulit untuk melakukan restrukturisasi finansial dan penyelesaian proyek monorail secepat mungkin. Program pembangunan jaringan subway, diatas maupun dibawah tanah, tidak hanya ke pusat kota tetapi lingkar-lingkar luar kota, harus dipercepat dan di perluas secara lebih agresif. Bayangkan jumlah pekerjaan yang dapat diciptakan, langsung maupun tidak langsung.

Untuk memacu birokrasi, Bang Ali Sadikin pernah bercerita bahwa dia selalu memotong anggaran yang diajukan 30 – 50% dan mempercepat penyelesaian proyek-proyek setengah dari waktu yang direncanakan oleh birokrat bawahannya. Dan ternyata bisa tuh..! Kondisi keuangan DKI zaman Gubernur Ali Sadikin tahun 1970-an sangat minim tetapi  fasilitas dan infrastruktur publik yang dibangun sangat banyak dan beragam. Saat ini DKI sangat kaya, tetapi fasilitas dan infrastruktur publik yang dibangun sangat minim.

curah hujan di Jakarta tanggal 25 Oktober sangat tinggi mencapai 110 mm (110 L/m2), rakyat Jakarta menerima air hujan bersih gratis dari Tuhan Yang Maha Esa sebanyak 72 juta m3, atau senilai Rp. 500 milyar (asumsi air bersih Rp.7000/m3). Bayangkan rahmat yang sedemikian besarnya justru jadi sumber malapetaka dan langsung terbuang ke laut.  Seandainya Pemda DKI mengharuskan setiap tanah dan bangunan seluas 100 m2 wajib membangun sumur resapan, maka anugerah Tuhan tersebut justru akan menjadi berkah karena sebagian besar akan masuk menjadi air tanah dan menjadi cadangan air ketika musim kering. Sudah tentu, sungai-sungai dan kali-kali di Jabotabek harus di keruk dan diperbaiki, dan perlu dibangun jaringan kanal dan bendungan untuk memanfaatkan air hujan semaksimal mungkin. Perlu dicatat bahwa sebagian besar daerah di Australia menggantungkan sumber airnya dari air hujan yang sangat jarang turun dengan curah hujan yang sangat rendah.

bisa mencontoh negara lain, dengan hanya mengizinkan mobil pribadi bernomor ganjil pada hari Senin, nomor genap pada hari Selasa, dst. Memang sekelompok orang kaya akan memiliki mobil bernomor genap dan ganjil. Tetapi jika kebijakan ini diterapkan, paling tidak jumlah kendaraan dijalanan setiap hari akan berkurang sekitar 35%. Sudah tentu, Pemda DKI bersama swasta harus menyediakan lebih banyak busway, bus-bus baru yang nyaman untuk publik. Solusi ini hanya bersifat temporer, sementara Pemda DKI membangun secepatnya jaringan monorail dan subway. Solusi temporer lainnya adalah dengan mengubah awal jam kerja pegawai negeri dan swasta, serta jadwal sekolah anak-anak SD sampai SMA sehingga kepadatan lalulintas berkurang.

Pada tingkat nasional, prioritas pembangunan transportasi harus lebih mengutamakan jaringan transportasi publik, bukan hanya untuk transportasi pribadi. China saat ini memiliki jaringan rel kereta api total 86.000 km, dan akan bertambah menjadi 110.000 km, termasuk 16.000 km jalur kereta api berkecepatan tinggi. India memiliki jaringan rel kereta api total 63.000 km. Kedua negara tersebut memberikan prioritas utama pada jaringan rel karena kereta api adalah sarana transportasi rakyat dan barang yang paling murah. Indonesia memiliki jaringan kereta api total  6.800 km, dan yang berfungsi hanya 4.600 km. Bayangkan kalau kita membangun jalur kereta api diseluruh pulau-pulau besar Indonesia. Rakyat akan sangat bergembira, ongkos kirim barang pertanian, perkebunan, pertambangan akan sangat murah dan jutaan pekerjaan akan tercipta.

Ringkasan:

  • membangun jalur subway bawah tanah, busway atas tanah dan flyover berbayar utk private car dan industri dg dana PHLN, urunan pemda, pemprov, pemkot dan Kem.Perhubungan serta BUMN/BUMD.
  • buat penampungan curah hujan biar airnya bisa dijual seperti di ausie untuk income passive.
  • pengendara motor disediakan jalur sendiri, dan mobil pribadi (parkir dan pajak ditinggikan dengan komitmen basmi mafia pajak)
  • diikuti di pulau-pulau besar di seluruh Indonesia, lapangan pekerjaan terbuka, pertanian, perkebunan,jalur transportasi lancar dan tidak ada kemacetan.
  • berusaha mencari pemimpin 2014 yg punya ambisi menekan pengangguran, menekan kemacetan, menaikan angka ekonomi serta memiliki kompetensi untuk G-20.

Jakarta Saaat ini :

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 217 other followers