PELATIHAN PEMANFAATAN RUMAH BELAJAR UNTUK GURU

Detail Pelatihan

Nama Pelatihan/Workshop :

PELATIHAN PEMANFAATAN RUMAH BELAJAR UNTUK GURU

Penyelenggara :

Duta Rumah Belajar

Penanggung Jawab :

ira nur oktaviani

 bugurugeo9@gmail.com |  081808261920

Tanggal Pelaksanaan :

16 August 2018 s/d 25 August 2018

Provinsi Lokasi Penyelenggaraan :

Jawa Barat

Kotkab Lokasi Penyelenggaraan :

Kota Depok

Detail Lokasi :

SMA NEGERIN9 DEPOK

PEMANFAATAN  RUMAH BELAJAR UTNUK GURU

 

rumahbelajar.jpg

Advertisements

RAKERNAS LEMBAGA PEMERIKSA HALAL DAN KAJIAN HALALAN THOYYIBAN PIMPINAN PUSAT MUHAMMADIYAH (LPH-KHT MUHAMMADIYAH)

RAKERNAS LEMBAGA PEMERIKSA HALAL DAN KAJIAN HALALAN THOYYIBAN PIMPINAN PUSAT MUHAMMADIYAH (LPH-KHT MUHAMMADIYAH)
UMM-Malang, 4-5 Agustus 2018

“Muhammadiyah Siapkan LPH untuk Membantu UMKM dalam Implementasi UU Jaminan Produk Halal”

halal certfMenyambut akan diberlakukannya Undang-Undang No.33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (UU JPH) yang harus berlaku pada Oktober 2019, Muhammadiyah telah menyiapkan sebuah Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) sebagaimana amanat undang-undang tersebut. Karena sesuai dengan pasal 4 UU JPH menyatakan bahwa “Produk yang masuk, beredar dan diperdagangkan di wilayah Indonesia wajib bersertifikat halal”. Hal ini tentu akan menjadi tantangan tersendiri dalam memenuhi aturan tersebut. Terutama bagi produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Prosedur dan biaya sertifikasi jelas akan menjadi hambatan bagi UMKM untuk mendapatakn sertifikat halal. Pada konteks inilah Muhammadiyah akan hadir memberikan pelayanan dan advokasi terhadap usaha rakyat terutama UMKM sehingga mereka bisa mendapatkan sertifikat halal dengan mudah dan murah.

UU JPH mengatur bahwa penyelenggara jaminan halal menjadi wewenang pemerintah cq Kemenag, melalui Badan yang disebut sebagai BPJPH yaitu Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal. Kewenangan BPJPH ini disebut sebagai lembaga yang melakukan akreditasi terhadap lembaga pemeriksa halal (LPH). UU JPH memberikan ruang untuk tumbuhnya LPH yang bisa didirikan oleh ormas Islam, Perguruan Tingggi Negeri dan BUMN.

Hari ini, Sabtu 4 Agustus 2018 hingga besok Minggu 5 Agustus 2018 berlangsung Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pertama Lembaga Pemeriksa Halal dan Kajian Halalan Thoyyiban Pimpinan Pusat Muhammadiyah (LPH-KHT Muhammadiyah) di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Rakernas ini dihadiri oleh para Pengurus LPH KHT Muhammadiyah dan perwakilan beberapa Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM). Rakernas telah dibuka oleh Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr. Anwar Abbas, MM, MM, M.Ag.

Isu utama yang akan dibahas adalah bagaimana menyiapkan sebuah LPH yang siap membantu UMKM dan Industri mendapatkan sertifikat halal dengan relatif mudah dan biaya yang terjangkau. Untuk itu tentu terlebih dahulu disiapkan LPH ini menjadi kompatibel terhadap UU JPH dan turunannya serta menyiapkan akreditasi LPH sesuai standar yang dibuat oleh BPJPH.

Muhammadiyah sebagai ormas Islam secara prinsip sangat siap membantu pemerintah dan sekaligus membantu rakyat untuk merealisasikan UU JPH yang sudah harus berlaku pada bulan Oktober 2019. Dimana di tingkat pusat sudah disiapkan kepengeurusan LPH-KHT Muhammadyah dan nanti akan melibatkan Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) sebagai penyedia tenaga auditor dan laboratorium halal.

PTM yang tersebar hampir merata di seluruh Indonesia akan menjadi keunggulan Muhammadiyah dalam melayani sertifikasi halal. Muhammadiyah akan lebih mudah menyiapkan tenaga auditor dan laboratorium halal melalui PTM-PTM tersebut. Sehingga dengan begitu sangat memungkinkan bagi Muhammadiyah menyiapkan layanan sertifikasi halal yang murah dan mudah dijangkau.

Harapannya tentu para pelaku usaha terutama UMKM bisa bersaing dengan Industri besar dalam menyiapkan produk bersertifikasi halal.

Bagi Muhammadiyah, Jaminan Produk halal sebagaimana judul dari UU harusnya memiliki makna tidak hanya pada skema sertifikasi tetapi juga penguatan dan perbaikan pada pengawasan yang memang sudah ada sebelum UU JPH disahkan. Di samping itu sangat perlu mengadvokasi dan memberdayakan usaha kecil mengengah supaya bisa bersaing mengisi kebutuhan produk halal yang dibutuhkan konsumen. Jadi kehadiran LPH-KHT Muhammadiyah ini pada prinsipnya untuk membantu para pelaku usaha dan sekaligus melindungi konsumen untuk bisa mendapatkan produk-produk yang terjamin kehalalannya.

Malang, 4 Agustus 2018

Direktur Utama LPH-KHT PP Muhammadiyah
Dr. Nadtaruzzaman Hosen, MS, MSc, Ph.D

Sejarah Cipayung

Kelurahan Bojong Pondok Terong yang lebih dikenal sebagai Kelurahan Pondok Terong adalah sebuah kelurahan di Kota Depok. Kelurahan yang berada di depok selatan ini sebelumnya adalah sebuah desa yang masuk Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor (bersama desa Ratu Jaya, Pondok Jaya, Cipayung dan Cipayung Jaya) dan bergabung dengan Kota Depok yang menjadi bagian dari Kecamatan Pancoran Mas pada tahun 1999. Pada tahun 2007 Kecamatan Pancoran Mas dimekarkan dengan nama Kecamatan Cipayung. Kecamatan baru ini justru hanya terdiri dari lima desa yang sama-sama melakukan ‘integrasi’ dari Kabupaten Bogor ke Kota Depok. Pada awalnya Desa Bojong Pondok Terong adalah gabungan dari beberapa kampung. Nama desa ini diambil dari dua nama kampung (kombinasi) yakni Kampung Bojong dan Kampung Pondok Terong. Kampung Bojong berada di sebelah utara desa (sekitar SPBU), sedangkan Kampung Pondok Terong di sebelah selatan desa (sekitar perumahan Permata).

Keutamaan dua kampung ini karena di Kampung Bojong terdapat situs purbakala yang menjadi cikal bakal masjid Al-Ittihad sekarang dan di Kampung Pondok Terong ditemukan makam seorang ulama pemberani yang berani menentang Belanda bernama Raden Sungging (yang berasal dari Mataram). Masjid dan ulama di Pondok Terong ini kini menjadi bagian sejarah yang penting tentang penyebaran agama Islam di Kota Depok pada tempo ;doeloe;.

Di masa selanjutnya (masih era Bojong Gede), Desa Bojong Pondok Terong ini dimekarkan yang mana desa induk tetap dengan nama Desa Bojong Pondok Terong dan desa pemekaran dengan nama Desa Pondok Jaya. Anehnya, Desa Pondok Jaya ini di masa lalu merupakan wilayah Kampung Pondok Terong sebelum digabungkan menjadi Desa Bojong Pondok Terong.

Ini berarti bahwa Kampung Pondok Terong sudah sejak tempo doeloe dikenal. Dalam peta yang diterbitkan pada tahun 1840 nama Kampung Pondok Terong sudah tercantum sebagaimana juga kampung-kampung berikut ini: Tjitajam, Ratoe Djaja, Depok, Pondok Tjina serta Mampang dan Sawangan. Popularitas Kampung Pondok Terong meningkat juga bisa dihubungkan dengan beberapa eskpedisi yang pernah dilakukan sebelumnya. Misalnya di dalam laporan ekspedisi Abraham van Riebeeck (pernah jadi Gubernur Jenderal) ke Pakuan ibukota Pajajaran pada tahun 1703. Rute yang dimulai dari Benteng (Batavia) melalui nama-nama kampung berikut: Cililitan – Tanjung – Serengseng – Pondokcina – Depok – Pondok Terong – Bojongmanggis – Kedunghalang – Parungangsana.

Namun dalam perkembangannya, nama Kampung Pondok Terong sedikit redup ketika di era pemerintahan Gubernur Jenderal Daendels. Pada era Daendels ini banyak tanah di Pulau Jawa dijual kepada swasta sebagai tanah partikelir (pemilikan pribadi). Oleh karenanya di berbagai tempat bermunculan tuan-tuan tanah. Di daerah Depok terdapat beberapa tanah partikelir (landhuis). Selain lahan Cornelis Chastelein di Depok, juga terdapat di Pondok Cina, Mampang, Cinere, Cimanggis, Tapos dan Citayam.

Menurut Peta 1901, area (landhuis) Citayam merupakan wilayah yang termasuk Residentie (Provinsi) Batavia (Jakarta), Afdeeling (Kabupaten) Buitenzorg (Bogor), District (Kewedanaan) Paroeng. Area Citayam yang berada di selatan Depok tersebut meliputi kampung-kampung Bojong, Pondok Terong, Rawa Geni, Ratu Jaya, Pabuaran dan Tjitajam sendiri.

Dengan adanya pemilikan tanah dan perkebunan ini nama Citayam menjadi sangat menonjol jika dibandingkan dengan Pondok Terong. Popularitas Citayam semakin menguat seiring dengan pembangunan halte/stasiun kereta api dengan nama Tjitajam/Citayam.

Area Citayam ini semakin dikenal luas karena seorang ahli botani terkenal Cornelis Gijsbert Gerrit Jan van Steenis pernah dua kali mengunjungi area Citayam ini (1929 dan 1932). Ahli botani ini pernah mendokumentasikan keberadaan setu Citayam yang pada masa itu kondisi setu masih dipenuhi oleh hamparan bunga teratai. Apakah setu ini di masa selanjutnya yang menyebabkan area Citayam menjadi salah satu area kebun percobaan Departemen Pertanian pada masa ini. Lokasi kebun percobaan ini berada di sisi timur setu Citayam (sedangkan sisi barat adalah lokasi Rumah/landhuis Citayam). Pada tahun 2008 di areal kebun percobaan Citayam ini didirikan Balai Pengujian Mutu Alsintan Kementerian Pertanian yang dulunya beralamat di Pasar Minggu.

Di Antara Sepuluh Wanita, Sebelas Yang Cantik (via Catatan Dahlan Iskan)

mantaff, teruslah menulis pak, tidak saja menulis, bekerja dg keras juga wajib!

Kami mendarat di Bandara Internasional Imam Khomeini, Teheran, menjelang waktu salat Jumat. Maka, saya pun ingin segera ke masjid: sembahyang Jumat. Saya tahu tidak ada kampung di sekitar bandara itu. Dari atas terlihat bandara tersebut seperti benda jatuh di tengah gurun tandus yang mahaluas. Tapi, setidaknya pasti ada masjid di bandara itu. Memang ada masjid di bandara itu, tapi tidak dipakai sembahyang Jumat. Saya pun minta diantarkan ke desa … Read More

via Catatan Dahlan Iskan

Masalah, Siapa Takut?

Masalah adalah sesuatu hal yang tidak akan terpisahkan dari kehidupan seseorang. Bisa dikatakan bahwa hal ini akan selalu menjadi bagian dari kehidupan kita. Seperti kata pepatah, bahwa tidak ada orang di dunia ini yang akan tidak akan mendapatkan masalah. Semua manusia entah kaya atau miskin, tampan atau jelek, lelaki atau pria, remaja atau dewasa akan selalu berhadapan dengan masalah. Ia bisa juga diartikan sebagai sesuatu yang menghalangi kita dalam mencapai tujuan yang diharapkan.

Sebenarnya masalah timbul karena dari dalam dirinya sendiri. Mudah atau rumitnya sebuah masalah adalah hnaya sebuah prasangka dari individu semata. Prasangka itu muncul akibat kurang seimbangnya kenginan dan kenyataan yang harus dihadapi. Dan prasangka yang berlebihan ini akan mengakibatkan terganggunya psikologis seseorang yakni berupa tekanan atau depresi.

Tipe kepribadian manusia sangat beragam, berbeda individu, maka berbeda pula caranya untuk menyelesaikan sebuah masalah. Tidak semua orang akan mempunyai strategi khusus yang dapat digunakan untuk menyelesaikan sebuah masalah. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas cara menyelesaikan masalah menurut psikologi.

Penghalang Mental di Dalam Proses Penyelesaian Masalah

Sebelum kita menginjak bagaiaman cara menyelesaikan masalah menurut psikologis. Terlebih dahulu, kita harus mengetahui apa saja penghalang mental seseorang yang menjadi sebuah penghambat dalam proses penyelesaian sebuah masalah. Beberapa yang termasuk penghalang mental tersebut adalah :

  • Functional fixedness (keterpakuan fungsional)

Adalah pengertian dari seseorang yang memiliki sebuah anggapan bahwa fungsi dan kegunaan suatu objek atau benda mempunyai kecenderungan yang stabil dan menetap sepanjang waktu. Atau bisa disebut sebagai seseorang yang hanya melihat benda seperti yang dibuat oleh penciptanya. Jadi, individu yang memiliki mental seperti ini akan cenderung tidak mau melihat peluang lain dan justru malah terpaku dengan satu hal.

  • Mental set (keajegan mental)

Adalah kecenderungan seseorang untuk tetap mempertahankan suatu aktivitas yabg berhubungan dengan fungsi mental dimana hal tersebut telah dilakukan secara berulang-ulang namun tetap berhasil menyelesaikan sebuah masalah walaupun dalam situasi berbeda.

  • Perceptual added frame (pemahaman bingkai persepsual)

Adalah keadaa tanpa sadar seseorang yang saat menghadapi masalahg dihadp melihat dirinya dikelilingi oleh masalah yang dihadapinya. Padahal, sebenarnya bingakai itu tidak ada atau tersamar sehingga akan membatasi gerak langkah seseorang untuk mencari jalan keluar bagi masalahnya.

Berikut ini terdapat beberapa cara yang bisa dipakai untuk menyelesaikan masalah ditinjau dari segi psikologi, antara lain:

1. Sadar Akan Masalah

Langkah pertama seseoramg dalam menyelesaikan sebuah masalah adalah dengan menyadari akan adanya permasalahan yang terjadi. Seseorang harus sadar bahwa ia sedang dihadapkan pada suatu masalah yang membutuhkan sebuah solusi. Dengan begitu, seseorang akan merasa memiliki sebuah kesulitan yng harus segera diselesaikan dengan baik.

2.Paham Akan Masalah

Setelah menyadari bahwa seseorang tersebut sedang menghadapi masalah, maka hal yang tak kalah pentingnya adalah memahami kemudian menjabarkan masalah yang terjadi. Pemahaman akan masalah ini memerlukan adanya diagnosis pada suatu kejadian. Kita perlu sekali untuk memfokuskan seluruh perhatian kita terhadap masalah yang dihadapi. Jadi, seseorang sangat membutuhkan informasi yang banyak agar dapat memahami masalah secara utuh.

3.Ketahui Penyebab Masalah

Tidak ada asap tanpa api, tidak ada masalah tanpa penyebab. Hal inilah yang sekiranya harus dijadikan sebuah acuan bahwa setiap masalah terjadi karena adanya penyebab yang memicunya. Setelah kita menyadari dan memahami benar akan masalah tersebut, hal yang perlu kita perhatika selanjutnya adalah mengetahui secara mendalam apa penyebab munculnya masalah tersebut. Dengan mengenali masalah, kita akan lebih mudah memecahkan sebuah masalah.

4. Mulai Sederhanakan Masalah

Bukan tidak mungkin, bahwa yang membuat masalah menjadi rumit dan tak kunjung reda adalah dari dalam diri kita sendiri. Tak jarang kita sering membuat diri kita terpuruk sendiri pada suatu keputusasaan. Masalah bisa menjadi semakin kompleks dan rumit akibat dari persepsi yang ternyata dibangun dari kita sendiri. Misalnya saja, kita terlalu terputuk dan menangisi berlebihan tentang permasalahan yang sedang kita hadapi. Maka dari itu, hal yang paling bijak adalah segera sederhanakan masalah kita dengan begitu sederhana pula solusi yang akan kita dapat.

5. Fokus Pada Solusi

Hindari untuk berfokus terus-menerus terhadap masalah kita karena sikap ini malah akan membuat kita terlalu ‘manja’ dan sibuk mengasihi diri sendiri. Menyadari masalah yang sedang kita hadapi memang penting, akan tetapi terlalu berfokus pada masalah yang dihadapi juga tidak baik. Bagi fokusmu terhadap upaya untuk mencari solusi berupa tindakan nyata untuk menyelesaikan permasalahan yang sedang kamu hadapi.

6. Kenali Kemungkinan Penyelesaian

Setelah kamu fokus akan solusi penyelesaian masalah yang sedang dihadapi, langkah selanjutnya adalah mengenali dan mengklasifikasikan beberapa kemungkinan akan sebuah bentuk kemungkinan penyelesaian suatu masalah. Kamu bisa membuat daftar atau tabel untuk mengkategorikan beberapa kemungkinan solusi untuk menyelesaikan masalahmu.

7. Menemukan Strategi Penyelesaiannya

Setelah mengetahui beberapa kemungkinan solusi untuk menyelesaikan sebuah masalah tersebut, maka segera menemukan strategi penyelesaiannya, startegi yang baik diperlukan untuk menyelesaikan amasalh secara bijak. Dalam fase ini, seseorang sudah paham betul akan situasi masalah dan penyelesaian yang efektif dalam menghadapi masalah.

8. Tinjau Kemungkinan Implementasi Pemecahannya

Setelah keputusan final kita ambil, maka periksa serta evaluasi lagi pilihan tersebut. Perhatikan dan pertimbangkan bentuk implementasinya. Apakah memang benar solusi tersebut rasional dan logis? Jika iya lanjutkan dengan tahapan berikutnya.

9. Jangan Mengeluh Berlebihan

Sikap mengeluh hanya akan mendoktin otak untuk menganggap bahwa suatu permasalahan itu semakin rumit, kompleks, sulit dan tidak mudah untuk diselesaikan. Ini bukan sikap psikologis yang baik, maka dari itu ganti keluhanmu dengan tindakan yang lebih nyara.

10. Segera Ambil Tindakan

Seberapa paham pun kamu terhadap suatu masalah, seberapa fokus pun kamu dalam mencari solusinya, dan seberapa hebat pun kamu dalam mengatur strategi sebuah penyelesaian masalah, tanpa adanya tindakan yang nyata adalah sia-sia. Tidak akan ada perubahan yang dapat kamu ambil jika kamu tidak melakukan tindakan apapun.

11. Atur Emosi

Pola pikir seseoang dengan emosi yang dihasilkan adalah dua hubungan yang saling berkaitan. Pengaturan kecerdasan emosional dalam psikologi yang baik akan berpengaruh kepada pengembangan pola pikir yang baik juga, begitupun sebaliknya. Ketika seseorang tidak mampu menegendalikan emosinya maka dia tidak dapat berpikir jernih sehingga dia juga akan sulit menyelesaikan masalah yang dihadapi.

12. Berpikir Logis

Setelah kamu bisa mengendalikan emosimu, maka hal yang tidak kalah pentingnya adalah selalu berusaha untuk berpikir secara logis dan rasional. Berpikir secara logis akan mempengaruhi pola pikir yang kamu miliki. Ketika seseorang berpikir positif dan logis, maka hal-hal yang dia lakukan juga berpositif khususnya dalam penyelesaian masalah.

13. Bersikap Proporsional

Bersikap proporsional berarti kita terkukung oleh pikiran atau hal-hal yang bersifat negatif yang dapat mempengaruhi kejiwaan seseorang. Manusia hanya dapat berfikir jernih dan baikketika dalam keadaan yang rileks dan nyaman. Seringkali, individu akan cenderung stress, marah atau sedih ketika menghadapi masalah yang terjadi. Hal ini malah akan membuatnya sulit untuk menyelesaikan masalahnya.

Demikian beberapa cara menyelesaikan masalah menurut psikologi. Agaknya masalah bukanlah sesuatu yang harus kamu terlalu takuti karena tidak ada masalah tanpa solusi. Dan ini juga bisa dijadikan sebagai salah satu tahap yang harus kamu lalui untuk proses pendewasaan diri.

disitu menulis, disini menulis juga.

akhirnya kembali, setelah sekian lama menghilang, pergi dan datang tak tentu dan membuat orang lain bertanya-tanya :

pengalaman kuliah di luar negeri ternyata lebih menarik daripada kuliah di dalam negeri, banyak waktu terbuang sia-sia selama dalam perjalanan selama kuliah di luar negeri, tak ada dinamisasi kecuali hanya menggunakan fasilitas yang ada, baik, kita menulis ya, disitu menulis, disini juga menulis.

1. hari ini sudah memulai merevisi thesis master, meski topik2 utk disertasi sudah dibuat dengan mengembangkan topik yang ada.

2. kumpulan dari tulisan ini adalah terkait dengan boombing korea dengan teknologi dimana-mana (dibaca: ubiquity) meski sejak dari tugas akhir undergraduate yaitu menciptakan mobile-government yang sudah dipakai di malang.

3. hanya perlu 16 hari utk menyelesaikan tulisan ini, dilengkapi algoritma, software system, dan tentunya analisa, arggggggggggggh ga hebat.

4. sudah banyak tema tentang paranoid android, dll, tapi ini tidak hanya android, namun semua flatform…….aisssssss harus dinormalisasi cong.

5. iseng-iseng, semoga jadi berangkat ke beijing utk jalan2 international lagi……………….(next juli)

6. di bulan april ini, selain menunggu anggota baru, dapat trip keliling tanah air, keliling singapore(meski sekitaran changi) dan tentu dapat panasnya sekitaran candi borobudur.

7. pokoknya, disitu menulis, disini harus dibereksan tulisan.

8. selama terdampar di busan, korea selatan kurang dari 2 tahun. setidaknya 1 jurnal internasional, 1 jurnal nasional dan tentunya 2 proceeding IEEE conference yg tak perlu disebutkan sudah didalam amplop utk bekal menjemput PhD. meski sudah dirayu-rayu sudah harus diselesaikan 2 tahun lagi.

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: