Home > Pendidikan > Konspirasi Pendidikan di US, Apa ada percikannya di Indonesia?

Konspirasi Pendidikan di US, Apa ada percikannya di Indonesia?

“College conspiracy di Indonesia, bukan suatau wacana lagi namun sudah menjadi kenyataan beberapa dekade yang lalu dengan BHMN untuk beberapa kampus besar(katanya besar!). dimana sepak terjang dan sistem penerimaan mahasiswa barunya adalah melalui sistem yang ditentukan sendiri oleh kebijakan majelis rektorat universitas/institut yang bersangkutan, dengan sistem BHMN ini management universitas mengandalkan peran serta para alumni untuk berkontribusi besar membangun nama besarnya yang ujung2nya adalah kepentingan politik dan kekuasaan, seperti juragan A berkontribusi terhadap almamaternya kemudian akan menjadi nama gedung atau jalan di lingkungan kampus tersebut, dari berbagai permasalahn dan kompleksitasnya serta tidak stabilnya ekonomi di Indonesia, akhirnya BHMN tidak terlalu kuat dan entah kemana sekarang nasibnya, karena universitas tetap mengutamakan kualitas untuk meluluskan dan menentukan target daya saing universitas di kancah nasional maupun internasional, akhirnya kembali ke pangkuan kekuasaan yang nyata melalui kementerian terkait (gak usah disebut) yang jelas-jelas sistemnya tidak merata. dan akhirnya diratakan, dan saat ini tidak ada istilah anak pintar tidak bisa sekolah, laporkan dan data diri segera, pihak kementerian terkait akan memfollow up semaksimal mungkin.!

“College conspiracy” di indonesia berujung karena tidak adanya kesejahteraan dan kepuasan dengan keterbatasan infrastruktur daya dukung kelas, sarana praktikum, dan kecilnya income yg diterima sehingga lahirlah mafia-mafia pendidikan baik dari kampus raksasa hingga kampus gurem di pelosok dengan sistem pengemasan yang berbeda, elegan, halus, tak terlihat dan bahkan kasar dan keras sistemnya. inilah yang menjadi problematika kesenjangan dan ketidak siapan dunia kerja dalam menerima lulusan-lulusan dalam negeri dan akhirnya menjual produk keluar dan banyaknya lulusan2 kita yang betah di luar negeri dengan apresiasi yang tidak bisa dibandingkan dg Indonesia serta didukungnya oleh beberapa penggagas dengan slenehan “gak usah pulang dulu ke Indonesia, pulang ke Indonesia paling tidak ada tempat utk improvisasi serta siap2 menghadapi resistensi jagoan kandang/alumni local!”

Para tenaga pendidik dalam kapasitas ini “dosen” yang merupakan warna dari setiap universitas memilih dan memiliki cara sendiri untuk menangkat prestise setiap jurusan minat yang dikelolanya, namun tak jarang karena kecilnya income yang diterima secara gross salary untuk kebutuhan hidup yang kian meningkat akhirnya “College conspiracy” menjadi cara dan approaching yg berbeda-beda. BHMN tidak terlalu kuat karena tergantung peran serta dan kontribusi alumni yg akhirnya ketergantungan terus menerus dan banyaknya unsur “take and give” untuk beberapa pihak tertentu.

hal ini sangat komplek melihat kenyataan sesungguhnya di Indonesia, artinya, bagaimana anak cerdas tak mampu secara ekonomi mau kuliah lha wong untuk makan aja susah, hal ini masih banyak ditemui di Indonesia, sementara beberapa kalangan yang bisa membeli “Kursi” PTN yang akhirnya kuliahnya “mandeg” karena kapasitas kemampuan anak tidak bisa diukur oleh reliability uang berujung anjloknya kualitas universitas itu, semisal jaman saya dulu sekitar tahun 2001/2, praktik itu sudah diimplementasikan pada akhirnya, “college” ybs mendapatkan getahnya sendiri, siapa menuai dialah yg memanen, dampaknya kembali ke pada dirinya sendiri, bicara kualitas adalah bicara ukuran berupa standar nilai kemampuan daya fikir, daya rasa, daya karsa, daya cipta dan daya raga(olah raga) bukan bisa seberapa banyak “uang” yg bisa disetorkan untuk memuluskan jalan. melihat kenyataan ini akhirnya menjamur praktik “korupsi” di dunia pendidikan yang berimbas dan rendahnya kualitas lulusan serta daya saing di dunia kerja dan dunia industri secara signifikan.

Advertisements
  1. widiagroup
    [May] [19] [2011] at [1:33 pm]

    NUMPANG INFO YA BOS… bila tidak berkenan silakan dihapus:-)

    LOWONGAN KERJA GAJI RP 3 JUTA HINGGA 15 JUTA PER MINGGU

    1. Perusahaan ODAP (Online Based Data Assignment Program)
    2. Membutuhkan 200 Karyawan Untuk Semua Golongan Individu (SMU, Kuliah, Sarjana, karyawan dll yang memilki koneksi internet. Dapat dikerjakan dirumah, disekolah, atau dikantor.
    3. Dengan penawaran GAJI POKOK 2 JUTA/Bulan Dan Potensi penghasilan hingga Rp3 Juta sampai Rp15 Juta/Minggu.
    4. Jenis Pekerjaan ENTRY DATA(memasukkan data) per data Rp10rb rupiah, bila anda sanggup mengentry hingga 50 data perhari berarti nilai GAJI anda Rp10rbx50=Rp500rb/HARI, bila dalam 1bulan=Rp500rbx30hari=Rp15Juta/bulan
    5. Kami berikan langsung 200ribu didepan untuk menambah semangat kerja anda
    6. Kirim nama lengkap anda & alamat Email anda MELALUI WEBSITE Kami, info dan petunjuk kerja selengkapnya kami kirim via Email >> http://entrydatabase.blogspot.com/

  2. [May] [20] [2011] at [11:25 am]

    info diterima dg selamat dan sampai tujuan, tapi kalo tujuannya spam, hoax, dlsb, jangan kesini ye, segeralah bertaubat, hehehe…piss ah..
    terima kasih sudah berkunjung gan!

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: